PEKANBARU — Penyuluh Agama Islam Kecamatan Binawidya Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Suhaimi, melaksanakan pembinaan keagamaan kepada wali murid dan guru SDIT Tahfiz Annur Al Fatih, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru pada hari Kamis (15/10/2026). Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Yayasan, Mukhlas Ade Putra, serta pengurus yayasan lainnya sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara keluarga, sekolah, dan lembaga pendidikan dalam membangun karakter Islami anak.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan rapat persiapan lomba keislaman tingkat TK/RA dan SD/MI se-Kecamatan Binawidya yang direncanakan berlangsung pada awal November 2026. SDIT Tahfiz Annur Al Fatih bertindak sebagai penyelenggara sekaligus tuan rumah kegiatan lomba tersebut.
Dalam pembinaannya, Suhaimi menekankan pentingnya peran bersama antara orang tua dan guru dalam menanamkan nilai-nilai agama kepada anak. Pendidikan keagamaan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga harus diperkuat melalui keteladanan dan pembiasaan dalam lingkungan keluarga.
Sinergi antara orang tua, guru, dan yayasan diperlukan agar pembentukan karakter anak berjalan selaras, baik di sekolah maupun di rumah. Dengan demikian, anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan agama, tetapi juga mampu menerapkannya dalam perilaku sehari-hari.
Sementara itu, rapat persiapan lomba membahas sejumlah cabang perlombaan yang akan diikuti peserta dari tingkat TK/RA dan SD/MI. Untuk tingkat TK/RA, lomba yang direncanakan meliputi mewarnai bersama orang tua, tahfiz Al-Qur’an, dan fashion show. Adapun untuk tingkat SD/MI, cabang lomba meliputi tahfiz Al-Qur’an, azan, dan dai cilik.
Ketua Yayasan, Mukhlas Ade Putra, mengajak seluruh pihak untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menekankan tiga hal penting, yakni menumbuhkan rasa memiliki terhadap kegiatan, menjaga nama baik sekolah dan keluarga, serta mempererat silaturahmi dan kekompakan.
Menurutnya, keberhasilan kegiatan merupakan tanggung jawab bersama. Keterlibatan guru, wali murid, panitia, dan pengurus yayasan akan menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan kegiatan yang sukses dan memberikan manfaat bagi anak-anak.
Melalui pembinaan keagamaan dan persiapan lomba ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin kuat antara penyuluh agama, sekolah, orang tua, dan yayasan. Selain menyemarakkan peringatan Hari Guru, kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta menumbuhkan keberanian dan akhlak mulia sejak dini. YOY

