Kepulauan Meranti — Penyuluh Agama Islam Kecamatan Tebing Tinggi, Muhammad Rizki, S.Ag., melaksanakan kegiatan tahsin Al-Qur’an bagi masyarakat, khususnya muslimah lanjut usia (lansia), di Surau Safinatul Jannah, Senin (5/10/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program tahsin Al-Qur’an secara gratis yang dilaksanakan Muhammad Rizki secara rutin di sejumlah masjid dan surau di Kecamatan Tebing Tinggi. Program ini dihadirkan sebagai ruang belajar yang mudah diakses masyarakat untuk memperbaiki kemampuan membaca Al-Qur’an.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta dibimbing untuk memperbaiki bacaan Al-Qur’an, baik dari aspek makhraj maupun tajwid. Program ini juga menjadi wadah bagi para muslimah lansia yang masih memiliki semangat untuk terus belajar dan memperbaiki bacaan Al-Qur’an dalam suasana yang sederhana dan terbuka.
Selain di Surau Safinatul Jannah setiap Senin ba’da Ashar, kegiatan tahsin juga dilaksanakan setiap Selasa ba’da Maghrib di Surau At-Taufik, Rabu ba’da Ashar di Masjid Al-Kautsar, dan Jumat ba’da Ashar di Masjid Babul Khair. Sementara setiap Ahad, dilaksanakan kegiatan khusus tahsin dan kajian di panti asuhan.
Muhammad Rizki mengatakan, kegiatan tersebut terbuka bagi masyarakat yang ingin belajar Al-Qur’an dan tidak dipungut biaya. Ia mengajak masyarakat untuk tidak merasa minder meskipun masih memiliki keterbatasan dalam membaca Al-Qur’an.
“Yang paling penting bukan seberapa bagus bacaan kita ketika pertama kali datang, tetapi adanya keinginan untuk terus belajar dan memperbaikinya. Kita belajar bersama, saling menguatkan, dan sama-sama berharap agar bacaan Al-Qur’an kita semakin baik,” ungkapnya.
Menurutnya, program tersebut merupakan salah satu upaya untuk menghadirkan pembelajaran Al-Qur’an yang lebih dekat dengan masyarakat. Khususnya bagi para lansia, kegiatan tahsin diharapkan dapat menjadi sarana untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat sekaligus meningkatkan kedekatan dengan Al-Qur’an.
Selain lokasi yang telah berjalan, Muhammad Rizki juga membuka kesempatan bagi masjid atau surau lainnya yang ingin mengadakan kegiatan tahsin di lingkungannya. Pelaksanaan kegiatan dapat disesuaikan dengan jadwal dan kesempatan yang tersedia.
Masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan tahsin dapat langsung hadir sesuai jadwal dan lokasi yang tersedia. Tidak ada biaya pendaftaran maupun pungutan lainnya. Peserta cukup membawa kemauan untuk belajar dan memperbaiki bacaan Al-Qur’an. DS

