Pekanbaru – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Tenayan Raya, Rahmat Puthra, selaku Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Pebatuan, bersama Lurah Pebatuan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua Forum, serta seluruh Ketua RT dan RW se-Kelurahan Pebatuan, mengikuti rapat konsolidasi dalam rangka menyukseskan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-VI tingkat Kecamatan Kulim tahun 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat malam (23/10/2026) di Kantor Lurah Pebatuan. Pertemuan ini turut dihadiri oleh segenap pengurus LPMK Pebatuan, Tim Penggerak PKK (TP PKK), Permata, para kader, serta kelompok Dasa Wisma sebagai bentuk dukungan dan partisipasi bersama dalam menyukseskan perhelatan MTQ tingkat kecamatan.
Rapat konsolidasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi, menyatukan persepsi, serta membangun sinergi seluruh unsur masyarakat dalam mempersiapkan pelaksanaan MTQ ke-VI Kecamatan Kulim yang insyaallah akan digelar pada tanggal 5–6 November 2026, dengan Masjid Al-Mukarramah, Kelurahan Pematang Kapau, sebagai tuan rumah.
Keterlibatan berbagai unsur masyarakat tersebut mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian bersama terhadap kegiatan keagamaan. MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan seni membaca Al-Qur’an, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat.
Sebagai Ketua LPMK Pebatuan sekaligus Penyuluh Agama Islam, Rahmat Puthra memiliki peran strategis dalam mendorong partisipasi masyarakat dan memperkuat kolaborasi antara unsur pemerintahan kelurahan, tokoh masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan dalam mendukung kegiatan keagamaan.
Melalui rapat konsolidasi ini, diharapkan seluruh pihak dapat menjalankan peran dan tanggung jawab masing-masing secara optimal sehingga pelaksanaan MTQ ke-VI tingkat Kecamatan Kulim berlangsung lancar, sukses, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan tidak hanya terlihat dalam persiapan MTQ, tetapi juga terus tumbuh dalam kehidupan bermasyarakat sebagai wujud nyata kecintaan terhadap Al-Qur’an dan komitmen membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia. YOY

