Rokan Hilir – Penguatan karakter dan akhlak generasi muda menjadi pesan utama dalam tausiah keagamaan yang disampaikan Penyuluh Agama Islam kabupaten Rokan Hilir, Dedi, di Tanah Lapang Kecamatan Simpang Kanan, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional yang diperingati setiap 22 Oktober.
Kegiatan tersebut diikuti oleh warga, pemuda, dan santri di Kecamatan Simpang Kanan. Tausiah ini menjadi salah satu bentuk pembinaan keagamaan yang mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memperkuat nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam tausiahnya, Dedi menekankan pentingnya membangun karakter dan moral generasi muda di tengah berbagai tantangan zaman. Menurutnya, semangat Hari Santri tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui perilaku terpuji, prestasi, dan akhlak mulia.
Ia juga mengajak generasi muda untuk meneladani perjuangan para ulama terdahulu dalam menjaga keutuhan bangsa. Semangat tersebut perlu diteruskan melalui kontribusi positif, kesungguhan dalam menuntut ilmu, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, generasi muda diharapkan semakin memahami pentingnya nilai-nilai keagamaan dalam membentuk pribadi yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan mampu menghadapi tantangan zaman.
Tausiah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Penyuluh Agama Islam dalam memberikan pembinaan spiritual kepada masyarakat. Dengan penguatan nilai-nilai agama, generasi muda diharapkan dapat tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya. UUS

