Kuantan Singingi — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kuantan Tengah melaksanakan kegiatan bimbingan rohani dan penyuluhan keagamaan bagi pasien serta keluarga pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kuantan Singingi, Teluk Kuantan, pada Kamis, (22/10/2026)
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Kementerian Agama terhadap masyarakat, khususnya mereka yang sedang menghadapi ujian kesehatan. Melalui pendampingan spiritual, para penyuluh berupaya memberikan penguatan mental, motivasi, serta ketenangan batin kepada pasien dan keluarga yang mendampingi selama proses perawatan.
Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, H. Suhelmon, serta berada di bawah pembinaan Kepala KUA Kecamatan Kuantan Tengah, Rindra Febrian, Sinergi ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak delapan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kuantan Tengah yakni Lasmiadi, Jabrius Jas, Ade Juniawan, Ernita AA, Ernawati, Prihasni Pitro Hamdani dan Ramdanil diterjunkan untuk memberikan bimbingan rohani secara langsung. Tim penyuluh menyambangi pasien dan keluarga mereka di ruang perawatan anak maupun ruang perawatan dewasa.
Dengan pendekatan yang humanis dan penuh empati, para penyuluh berinteraksi langsung dengan pasien serta keluarga pasien. Mereka memberikan nasihat keagamaan tentang pentingnya bersabar, berdoa, dan tetap berikhtiar dalam menghadapi ujian penyakit. Pendampingan tersebut diharapkan dapat membantu pasien dan keluarga menjalani masa perawatan dengan lebih tenang, penuh harapan, serta senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Selain memberikan motivasi spiritual, para penyuluh juga membimbing pasien dan keluarga dalam melafalkan doa-doa memohon kesembuhan. Edukasi keagamaan turut diberikan mengenai tata cara bersuci dengan tayamum serta panduan melaksanakan salat bagi orang yang sedang sakit sesuai dengan ketentuan syariat Islam.
Bimbingan ini penting agar pasien tetap dapat menjalankan kewajiban ibadah sesuai kemampuan dan kondisi kesehatannya. Islam memberikan kemudahan bagi umatnya dalam beribadah ketika menghadapi keterbatasan fisik, tanpa mengabaikan ketentuan agama.Kehadiran para penyuluh di lingkungan rumah sakit tidak hanya menjadi sarana penyampaian pesan keagamaan, tetapi juga bentuk dukungan moral bagi keluarga pasien.
Dalam situasi yang penuh kekhawatiran, perhatian, doa, dan kata-kata penguatan diharapkan mampu menghadirkan ketenteraman serta menumbuhkan keyakinan untuk terus menjalani ikhtiar pengobatan.Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan mendapatkan respons positif dari pasien maupun keluarga yang menerima pendampingan.
Kehadiran tim penyuluh disambut dengan rasa syukur dan haru oleh sejumlah keluarga pasien karena mereka memperoleh penguatan rohani di tengah proses perawatan orang-orang terkasih. Melalui kegiatan ini, KUA Kecamatan Kuantan Tengah menegaskan bahwa peran Penyuluh Agama Islam tidak terbatas pada pembinaan di masjid, majelis taklim, atau lingkungan masyarakat, tetapi juga mencakup pelayanan spiritual di fasilitas kesehatan.Ke depan, kegiatan bimbingan rohani di rumah sakit diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk sinergi antara Kementerian Agama dan fasilitas pelayanan kesehatan. Dengan demikian, kehadiran penyuluh agama dapat memberikan manfaat yang lebih luas, terutama dalam mendampingi masyarakat menghadapi ujian kehidupan dengan kesabaran, doa, dan semangat ikhtiar.(MRD)

