Meranti — Penyuluh Agama Islam KUA kecamatan Rangsang Pesisir, kabupaten Meranti, Hardinata, melaksanakan koordinasi dan diskusi bersama perwakilan tokoh masyarakat, pengurus Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan, serta Ketua Pemuda pada hari Rabu (21/10/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam memberikan pemahaman dan pembinaan kepada generasi muda terkait berbagai persoalan sosial dan moral yang menjadi perhatian bersama. Dalam diskusi tersebut, sejumlah isu menjadi pembahasan utama, di antaranya bahaya pergaulan bebas, dampak negatif judi online, serta pembahasan mengenai isu LGBT dalam perspektif ajaran agama dan kehidupan bermasyarakat.
Diskusi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk meningkatkan kepedulian seluruh elemen masyarakat terhadap pentingnya pembinaan generasi muda agar memiliki pemahaman agama yang baik, akhlak yang mulia, serta mampu menentukan pilihan hidup secara bertanggung jawab. Hardinata menyampaikan bahwa generasi muda merupakan harapan masa depan agama, bangsa, dan daerah. Oleh karena itu, mereka perlu mendapatkan bimbingan, perhatian, dan pendampingan yang berkelanjutan, baik dari keluarga, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, maupun organisasi kepemudaan.
Menurutnya, upaya pembinaan tidak cukup hanya dengan memberikan nasihat, tetapi juga harus dilakukan melalui edukasi, dialog yang santun, pendekatan keagamaan, serta keteladanan dalam kehidupan sehari-hari. Generasi muda perlu diarahkan untuk memperkuat keimanan, menjaga pergaulan, menggunakan teknologi secara bijak, serta menjauhi aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, dan lingkungan masyarakat.
Melalui koordinasi dan diskusi ini, para peserta diharapkan dapat mengambil peran aktif dalam menyusun langkah-langkah pembinaan yang tepat, berkesinambungan, dan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Dengan demikian, tercipta lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda yang sehat, berkarakter, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia.
Kegiatan ini menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat peran agama, adat, keluarga, dan masyarakat untuk membimbing generasi muda ke arah yang lebih baik.Bersama membina generasi muda, memperkuat akhlak, menjaga masa depan, dan mewujudkan masyarakat Rangsang Pesisir yang religius, harmonis, serta peduli terhadap generasi penerus. H

