Rokan Hilir – Membentuk generasi muda yang mampu menyampaikan pesan-pesan Islam secara santun dan mudah dipahami menjadi salah satu upaya memperkuat syiar dakwah di tengah masyarakat. Untuk mewujudkan hal tersebut, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Rimba Melintang, Yusmondra, S.Ag., menggelar pelatihan calon mubaligh di TPQ Al-Hidayah, Kecamatan Rimba Melintang, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari kalangan remaja dan pemuda. Mereka mengikuti rangkaian pelatihan dengan antusias sebagai bekal untuk meningkatkan kemampuan berdakwah dan mempersiapkan diri tampil menyampaikan pesan-pesan keagamaan di tengah masyarakat.
Dalam pemaparannya, Yusmondra menjelaskan bahwa pelatihan tersebut bertujuan membekali generasi muda dengan kemampuan dasar berdakwah, teknik berbicara di depan umum (public speaking), pemahaman materi keagamaan, serta kepercayaan diri saat menyampaikan ceramah.
Menurutnya, seorang mubaligh tidak cukup hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga perlu memiliki kemampuan komunikasi yang baik agar pesan dakwah dapat diterima dan dipahami oleh masyarakat.
“Melalui pelatihan ini, kita ingin mencetak kader dai yang berwawasan luas dan berakhlakul karimah, serta mampu menyampaikan pesan-pesan Islam secara santun, sejuk, dan mudah dipahami oleh umat,” ungkap Yusmondra.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti penyampaian materi dan simulasi dakwah. Mereka juga memperoleh wawasan mengenai penyusunan naskah ceramah secara sistematis serta teknik berinteraksi dengan audiens secara efektif.
Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi para peserta untuk mengembangkan potensi diri sebagai mubaligh muda yang siap berkontribusi dalam kegiatan keagamaan di lingkungan masing-masing.
Melalui pembinaan tersebut, Yusmondra berharap semakin banyak generasi muda di Kecamatan Rimba Melintang yang berani tampil berdakwah, aktif memakmurkan masjid dan surau, serta berperan dalam membimbing masyarakat melalui syiar Islam yang rahmatan lil ‘alamin. UUS

