Cegah Hoaks dan Ujaran Kebencian, Penyuluh Agama Islam Rimba Melintang Edukasi Siswa tentang Adab Bermedsos

admin
2 Min Read

Rokan Hilir — Rabu (21/10/2026), Penyuluh Agama Islam Kecamatan Rimba Melintang, Yusmondra, memberikan edukasi tentang etika bermedia sosial kepada siswa-siswi MTs Hubbul Wathan Rimba Melintang. Kegiatan bertema “Adab Bermedsos” tersebut berlangsung di aula sekolah dan diikuti dengan antusias oleh puluhan siswa kelas VII hingga IX, didampingi para majelis guru.

Yusmondra, yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Rokan Hilir, menyampaikan pentingnya menerapkan nilai-nilai etika, kesantunan, dan ajaran Islam ketika berinteraksi di dunia maya. Menurutnya, media sosial telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan remaja sehingga perlu digunakan secara bijak dan bertanggung jawab.

“Media sosial ibarat pisau bermata dua. Jika digunakan dengan adab yang baik, media sosial dapat membawa manfaat dan menjadi ladang pahala. Namun, jika digunakan untuk menyebarkan berita bohong, ujaran kebencian, atau melakukan perundungan siber, dampaknya dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” jelas Yusmondra.

Dalam penyuluhan tersebut, ia menyampaikan empat poin utama yang perlu diperhatikan siswa ketika menggunakan media sosial.

Pertama, menyaring informasi sebelum membagikannya (tabayyun). Siswa diingatkan untuk memastikan kebenaran informasi sebelum menyebarkannya agar tidak turut menjadi penyebar berita bohong atau hoaks.

Kedua, menjaga kesantunan dalam berbahasa. Siswa diajak menghindari kata-kata kasar, hinaan, dan ujaran kebencian, termasuk ketika menulis komentar atau menanggapi unggahan orang lain.

Ketiga, menjaga privasi dan kehormatan. Pengguna media sosial hendaknya tidak mengunggah konten yang bertentangan dengan norma agama dan kesusilaan, serta tidak membuka aib diri sendiri maupun orang lain.

Keempat, mengatur waktu penggunaan media sosial. Siswa diingatkan agar tidak berlebihan menggunakan gawai hingga melalaikan kewajiban belajar, beribadah, dan menjalankan aktivitas sehari-hari.

Pihak MTs Hubbul Wathan Rimba Melintang menyambut baik kegiatan edukasi tersebut. Penyuluhan tentang adab bermedia sosial dinilai penting untuk membekali siswa dalam menghadapi berbagai tantangan di ruang digital.

Melalui kegiatan ini, Yusmondra berharap para siswa tidak hanya mampu menggunakan media sosial secara bijak, tetapi juga menjadi generasi yang menyebarkan informasi benar, konten edukatif, serta pesan-pesan positif dan menyejukkan di tengah masyarakat.

Share This Article
Tidak ada komentar