Roheliza Bina Madrasah Lansia Nurul Haq, Rawat Iman dan Tumbuhkan Kepedulian

admin
2 Min Read

Pekanbaru — Kepedulian terhadap jemaah lanjut usia tidak hanya diwujudkan melalui pembinaan keagamaan, tetapi juga melalui perhatian terhadap kebutuhan sosial mereka. Hal inilah yang terlihat dalam kegiatan madrasah lansia Nurul Haq, kelompok binaan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru, Roheliza.


Pembinaan yang dilaksanakan secara rutin setiap Jumat, pukul 09.00 hingga 11.40 WIB, ini menjadi wadah bagi para jemaah lansia untuk memperdalam pemahaman agama sekaligus mempererat silaturahmi. Hingga saat ini, jumlah anggota madrasah lansia Nurul Haq telah mencapai 45 jemaah.


Dalam kegiatan tersebut, Roheliza memberikan materi keagamaan yang berfokus pada fikih salat, akidah, dan akhlak. Materi disampaikan selama kurang lebih 30 menit, kemudian dilanjutkan dengan bimbingan ibadah, antara lain salat taubat, salat tasbih, dan salat hajat.
Pembinaan ini diharapkan dapat membantu para lansia meningkatkan pemahaman dan kualitas ibadah, sekaligus menjadikan masa lanjut usia sebagai kesempatan untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Selain pembinaan keagamaan, perhatian terhadap kesejahteraan jemaah juga menjadi bagian dari kegiatan madrasah lansia Nurul Haq. Melalui program yang dijalankan para lansia diupayakan dapat menerima bantuan zakat atau sembako sebanyak dua kali dalam setahun.

Bagi Roheliza, pembinaan madrasah lansia menjadi ruang untuk mendampingi para lansia agar tetap aktif dalam kegiatan keagamaan, memperoleh penguatan spiritual, dan merasakan kebersamaan di lingkungan yang peduli terhadap mereka.

Kegiatan yang memadukan pembelajaran agama, bimbingan ibadah, dan kepedulian sosial ini sejalan dengan semangat penyuluh agama yang hadir di tengah masyarakat, bukan hanya untuk menyampaikan materi keagamaan, tetapi juga menumbuhkan nilai-nilai kasih sayang, kepedulian, dan gotong royong.

Melalui madrasah lansia Nurul Haq, diharapkan semakin banyak lansia yang mendapatkan pendampingan keagamaan secara berkelanjutan, sekaligus merasakan bahwa mereka tetap berharga, diperhatikan, dan menjadi bagian penting dari kehidupan bermasyarakat. YOY

Share This Article
Tidak ada komentar