SIAK KECIL, BENGKALIS – Di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Siak Kecil, Usmawati, S.Pd.I., memberikan penyuluhan tentang akhlak terhadap lingkungan kepada jamaah Majelis Taklim (MT) Darul Falah, Jumat (9/10/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan pada pukul 14.30 WIB tersebut bertempat di rumah Ketua MT Darul Falah, Rusmiati, di Dusun Sungai Bakung, Desa Sungai Nibung, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.
Penyuluhan ini mengangkat tema “Akhlak terhadap Lingkungan sebagai Bentuk Ibadah”. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa menjaga kelestarian lingkungan merupakan bagian dari pengamalan ajaran Islam, sedangkan merusak lingkungan merupakan perbuatan yang harus dihindari.
Dalam penyampaiannya, Usmawati, S.Pd.I., menjelaskan bahwa Islam mengajarkan umatnya untuk menjaga bumi dan tidak melakukan kerusakan. Perbuatan membakar lahan yang menimbulkan asap dan mengganggu kesehatan masyarakat perlu dicegah karena dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pelaku, tetapi juga oleh orang lain dan lingkungan sekitar.
Ia mengajak jamaah majelis taklim untuk menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam menjaga lingkungan, mulai dari lingkungan rumah tangga hingga kehidupan bermasyarakat. Masyarakat juga diharapkan mampu mengingatkan anggota keluarga dan lingkungan sekitar agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Kegiatan penyuluhan dilaksanakan melalui metode tatap muka dan ceramah, kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif. Para jamaah tampak antusias menyampaikan pertanyaan, mulai dari hukum membakar sampah di lahan gambut hingga cara menasihati keluarga agar tidak melakukan pembakaran lahan.
Sebagai bentuk apresiasi atas keaktifan jamaah dalam mengikuti kegiatan, Usmawati memberikan bingkisan berupa buku Doa dan Zikir Pagi dan Sore kepada peserta yang aktif bertanya dan menjawab. Buku tersebut diterima langsung oleh Ketua MT Darul Falah, Rusmiati.
Pemberian buku ini diharapkan dapat meningkatkan semangat jamaah dalam beribadah serta menjadikan doa dan zikir sebagai pengingat untuk senantiasa menjaga lisan, perilaku, dan lingkungan sekitar.
“Alhamdulillah, terima kasih atas ilmunya, Bu Usmawati. Buku ini sangat bermanfaat dan akan kami baca serta amalkan bersama ibu-ibu. Materi akhlak terhadap lingkungan ini sangat sesuai dengan kondisi asap sekarang,” ujar Rusmiati saat menerima buku tersebut.
Melalui kegiatan ini, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Siak Kecil menunjukkan komitmennya dalam mendampingi masyarakat melalui pendekatan keagamaan yang relevan dengan persoalan lingkungan. Sinergi antara penyuluh agama, majelis taklim, dan masyarakat diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian bersama dalam mencegah karhutla serta menjaga kelestarian alam.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar masyarakat Dusun Sungai Bakung dan wilayah sekitarnya senantiasa diberikan keselamatan serta dijauhkan dari bencana kebakaran hutan dan lahan.
Dengan dakwah yang menyentuh kehidupan sehari-hari, menjaga lingkungan bukan sekadar tanggung jawab sosial, tetapi juga wujud ketaatan kepada Allah SWT. Syf.


