Pelalawan — Semangat belajar Al-Qur’an tak pernah mengenal batas usia. Hal ini terlihat dari antusiasme ibu-ibu yang mengikuti kegiatan belajar Tahsin Al-Qur’an pada hari Sabtu (10/10/2026) pukul 16.00 wib, kegiatan belajar dibimbing langsung oleh Marziana, Penyuluh Agama Islam kabupaten Pelalawan, yang bertempat di kediaman ibu ketua Majelis Taklim Khairunnisa.
Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap hari sabtu sore setelah sholat Ashar diikuti oleh ibu-ibu Majelis Taklim Khairunnisa, yang sebagian besar berusia diatas 50 tahun. Meski tidak lagi muda, semangat mereka untuk terus belajar memperbaiki bacaan Al-Qur’an patut menjadi inspirasi bagi masyarakat.
Melalui kegiatan Tahsin Al-Qur’an, ibu ibu belajar memperbaiki makharijul huruf, melafalkan huruf hijaiyah dengan benar, serta memahami dan menerapkan kaidah tajwid dalam membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana menambah ilmu agama, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Usia bukanlah penghalang untuk belajar mengaji. Justru, setiap huruf yang dipelajari dan setiap ayat yang dibaca merupakan bagian dari ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah SWT. Tidak ada kata terlambat untuk belajar, memperbaiki bacaan, dan memperindah hubungan kita dengan Al-Qur’an.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak masyarakat, khususnya kaum ibu, yang tergerak untuk meluangkan waktu belajar Al-Qur’an. Sebab, belajar mengaji bukan hanya untuk anak-anak atau mereka yang masih muda, melainkan untuk siapa saja yang memiliki kemauan dan keinginan untuk terus memperbaiki diri.
Mari terus belajar mengaji, berapa pun usia kita! Jangan malu karena belum lancar, jangan menyerah karena merasa sudah terlambat. Selama Allah masih memberikan kesempatan, mari manfaatkan waktu untuk mendekatkan diri kepada-Nya melalui Al-Qur’an.“Tidak ada kata terlambat untuk belajar Al-Qur’an. Selama napas masih berhembus, selama itu pula kesempatan untuk belajar dan memperbaiki diri tetap terbuka.” (Mrz)

