Penyuluh Agama Islam Gencarkan Gerakan Berantas Buta Aksara Al-Qur’an (Gempita) di SMP Negeri 3 Sentajo Raya

admin
2 Min Read

Kuantan Singingi — Dalam upaya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di kalangan pelajar, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya terus menggencarkan program Gerakan Berantas Buta Aksara Al-Qur’an (Gempita). Kali ini, kegiatan tersebut dilaksanakan di SMP Negeri 3 Sentajo Raya, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh empat Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sentajo Raya, yakni Jusniwati, Sapri Marlian, M.H., M. Isam, dan Perlindungan. Program Gempita dijadwalkan berlangsung secara rutin setiap hari Rabu, mulai pukul 08.00 hingga 09.00 WIB.

Program Gempita merupakan salah satu bentuk kepedulian Penyuluh Agama Islam terhadap kemampuan baca Al-Qur’an generasi muda, khususnya para siswa yang masih membutuhkan bimbingan untuk memperbaiki dan melancarkan bacaan mereka. Melalui kegiatan ini, para siswa mendapatkan pendampingan agar semakin mengenal huruf hijaiyah, memahami kaidah dasar membaca Al-Qur’an, serta meningkatkan ketepatan bacaan sesuai kemampuan masing-masing.

Pihak SMP Negeri 3 Sentajo Raya menyambut baik dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program tersebut. Kehadiran para penyuluh agama dinilai memberikan manfaat nyata bagi siswa-siswi, terutama bagi mereka yang belum lancar membaca Al-Qur’an. Dukungan pihak sekolah menjadi salah satu faktor penting dalam keberlangsungan program ini. Sinergi antara Penyuluh Agama Islam dan lembaga pendidikan diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang mendukung penguatan pendidikan agama serta pembentukan karakter Islami di kalangan pelajar.

Melalui pelaksanaan Gempita secara rutin, para penyuluh berharap kemampuan membaca Al-Qur’an siswa dapat meningkat secara bertahap. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an, sehingga nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Program Gempita sekaligus menjadi wujud nyata peran Penyuluh Agama Islam dalam menjalankan fungsi edukasi dan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat, termasuk di lingkungan sekolah.Dengan semangat kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan, Gempita diharapkan dapat melahirkan generasi yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga memiliki akhlak mulia serta tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang beriman, berilmu, dan berkarakter. SM

Share This Article
Tidak ada komentar