Gempita Al-Qur’an di MTs Negeri 2 Kuantan Singingi, Sapri Marlian Semangat Berantas Buta Aksara Al-Qur’an

admin
3 Min Read

Kuantan Sengingi — Semangat memberantas buta aksara Al-Qur’an terus digaungkan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sentajo Raya, kabupaten Kuantan Singingi, Sapri Marlian melalui program Gempita (Gerakan Berantas Buta Aksara Al-Qur’an) yang dilaksanakan di MTs Negeri 2 Kuantan Singingi pada hari Senin, (19/10/2026)

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di kalangan pelajar madrasah. Dengan penuh semangat, kesabaran, dan keikhlasan, Sapri Marlian membimbing para siswa yang belum lancar membaca Al-Qur’an, mulai dari kelas VII hingga kelas IX.

Program Gempita dilaksanakan secara rutin dua kali dalam sepekan, yakni setiap hari Senin dan Kamis. Melalui kegiatan ini, para siswa mendapatkan kesempatan untuk belajar, berlatih, dan memperbaiki bacaan Al-Qur’an secara bertahap sesuai dengan kemampuan masing-masing. Antusiasme para siswa terlihat dalam mengikuti proses pembelajaran, ketika mempelajari huruf hijaiyah, melatih kelancaran membaca, serta memperbaiki pelafalan ayat-ayat suci Al-Qur’an.

Suasana belajar yang penuh keakraban diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an sekaligus meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam membacanya. Bagi Sapri Marlian, kegiatan ini bukan sekadar mengajarkan kemampuan membaca Al-Qur’an, melainkan juga bagian dari ikhtiar membangun generasi muda yang dekat dengan kitab sucinya.

Dengan pendampingan yang berkelanjutan, ia berharap para siswa yang sebelumnya belum lancar dapat terus berkembang hingga mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Dukungan dari pihak madrasah turut menjadi faktor penting dalam keberlangsungan program tersebut. Kepala MTs Negeri 2 Kuantan Singingi, Marwan, terus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Gempita sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an bagi peserta didik.

Sinergi antara penyuluh agama dan pihak madrasah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter religius siswa. Tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, kegiatan ini juga diharapkan mampu menanamkan kecintaan terhadap nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui program Gempita, Sapri Marlian terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi dunia pendidikan dan pembinaan keagamaan. Langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten ini menjadi bagian dari ikhtiar mewujudkan generasi muda Muslim yang mampu membaca Al-Qur’an, mencintai ajarannya, dan menjadikannya pedoman dalam kehidupan. Gempita bukan sekadar gerakan belajar membaca Al-Qur’an, tetapi juga gerakan menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an demi masa depan generasi yang lebih baik. SM

Share This Article
Tidak ada komentar