KAMPAR — Sejumlah Kantor Urusan Agama (KUA) di Kabupaten Kampar menggelar laga mini soccer antar-KUA di Lapangan Mini Soccer Batu Belah, Kampar, Kamis (8/10/2026) pagi. Pertandingan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut berlangsung seru dan menjadi ajang mempererat silaturahmi, membangun kekompakan, sekaligus menjaga kebugaran jajaran KUA.
Pertandingan tidak hanya menyajikan perebutan bola dan gol, tetapi juga memperlihatkan semangat kebersamaan antarpersonel KUA. Adu strategi, kecepatan, stamina, dan kekompakan tim menjadi bagian menarik dari laga yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut.
Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) yang juga menjadi kapten tim, Ustadz Nursal, mengatakan pertandingan tersebut bukan semata-mata untuk mengejar kemenangan.“Yang kita cari bukan hanya kemenangan. Yang paling penting adalah silaturahmi, kebersamaan dan sportivitas. Menang kalah itu bagian dari permainan,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebagian besar pemain yang turun dalam pertandingan tersebut merupakan anggota IPARI. Keterlibatan para penyuluh agama dalam kegiatan olahraga menjadi salah satu bentuk membangun kebersamaan di luar aktivitas pelayanan dan penyuluhan kepada masyarakat.
Menurutnya, olahraga dapat menjadi ruang sederhana namun efektif untuk memperkuat hubungan antarpersonel. Setelah sehari-hari berkutat dengan tugas pelayanan keagamaan dan masyarakat, lapangan olahraga menjadi tempat untuk melepas penat sekaligus mempererat persaudaraan.
Pertandingan antar-KUA tersebut juga menunjukkan bahwa silaturahmi tidak hanya dibangun melalui rapat, forum kedinasan, maupun kegiatan formal. Kebersamaan dapat tumbuh dari berbagai aktivitas, termasuk olahraga yang menjunjung tinggi sportivitas.
Dari meja pelayanan masyarakat ke lapangan hijau, semangat yang dibawa tetap sama, bekerja bersama, menjaga kekompakan, dan membangun kebersamaan. Laga di Batu Belah pun berlangsung semarak. Para pemain tampil penuh semangat untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, sekaligus membuktikan bahwa insan KUA tidak hanya piawai dalam pelayanan keagamaan dan kemasyarakatan, tetapi juga mampu menjaga kebugaran dan menjunjung sportivitas. Y

