Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Rumbai Sukses Gelar Pertemuan Akbar, Edukasi Ratusan Jamaah Deteksi Dini Penyakit

admin
3 Min Read

Pekanbaru – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rumbai, Kementerian Agama Kota Pekanbaru, sukses menggelar Pertemuan Akbar Majelis Taklim Binaan pada Selasa (15/09/2026) Kegiatan berskala besar yang mengusung tema “Deteksi Dini Gejala Penyakit pada Tubuh Kita” ini dilaksanakan di Masjid Darussalam, Rumbai, mulai pukul 13.30 WIB hingga menjelang waktu Ashar.
Keberhasilan para penyuluh dalam mengorganisir acara ini mendapat apresiasi langsung dari Kepala KUA Kecamatan Rumbai, H. Ahmad Husaini Jamal, S.H.I. Dalam sambutannya, ia menyatakan rasa bangga yang luar biasa atas kompetensi dan kemandirian para penyuluh yang mampu menyelenggarakan acara sebesar dan selengkap ini. Ahmad Husaini menegaskan bahwa pihak KUA akan selalu siap mendukung penuh (support) setiap agenda positif yang digagas oleh jajaran penyuluh agama.

Sebagai motor penggerak acara, Ketua Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Rumbai, Ustadzah Roheliza, S.Ag. M.Ag. menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut menyukseskan agenda besar ini. Secara khusus, ia berterima kasih kepada pihak Rumah Sakit Tabrani atas kehadirannya, kepada Kepala KUA Rumbai atas dukungan moral maupun materil, serta kepada rekan-rekan sesama penyuluh yang telah bekerja keras di lapangan.
Tak lupa, Roheliza memberikan penghormatan tinggi kepada ibu-ibu anggota Majelis Taklim binaan yang hadir memadati ruang masjid. Menurutnya, edukasi kesehatan ini sengaja dirancang oleh para penyuluh karena kesehatan fisik erat kaitannya dengan kelancaran ibadah.

“Permasalahan kesehatan ini sangat penting dibahas agar kita bisa menjaganya untuk beribadah lebih nyaman,” ungkap Ustadzah Roheliza dalam sambutannya.

Untuk memberikan manfaat maksimal bagi jamaah binaannya, para penyuluh menghadirkan tiga pakar yang mengupas tuntas tema kesehatan dari berbagai sudut pandang:

  • Ustadz Wandi Bustami, Lc., M.A. (Pemateri Pertama): Mengulas kesehatan dari sudut pandang Islam. Ia menekankan anjuran agama agar umat Islam banyak bergerak dan berjalan kaki, serta menitikberatkan pada pentingnya menjaga kesehatan jiwa (spiritual).
  • Dr. Farid Alwi: Memfokuskan pemaparan pada pengobatan sunah Rasulullah SAW melalui metode Thibbun Nabawi, khususnya terapi bekam yang aman dan higienis.
  • Dr. Diana Tabrani: Membedah kesehatan manusia secara komprehensif dari sisi medis modern dan klinis, guna memberikan pemahaman tentang deteksi awal penyakitumm di dalam tubuh.

Pertemuan Akbar yang diinisiasi oleh Penyuluh Agama Islam KUA Rumbai ini berjalan dengan sangat tertib dan diakhiri dengan pembacaan doa serta pelaksanaan ibadah salat Ashar berjamaah. (MZ)

Share This Article
Tidak ada komentar