{"id":2872,"date":"2026-07-21T04:21:20","date_gmt":"2026-07-21T04:21:20","guid":{"rendered":"https:\/\/news.ipari-riau.org\/?p=2872"},"modified":"2026-07-21T04:21:21","modified_gmt":"2026-07-21T04:21:21","slug":"lomba-pentas-seni-kerukunan-harmoni-bumi-melayu-semarakkan-malam-kemah-kerukunan-penyuluh-agama-provinsi-riau","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/news.ipari-riau.org\/index.php\/2026\/07\/21\/lomba-pentas-seni-kerukunan-harmoni-bumi-melayu-semarakkan-malam-kemah-kerukunan-penyuluh-agama-provinsi-riau\/","title":{"rendered":"Lomba Pentas Seni Kerukunan \u201cHarmoni Bumi Melayu\u201d Semarakkan Malam Kemah Kerukunan Penyuluh Agama Provinsi Riau"},"content":{"rendered":"\n<p><a href=\"https:\/\/riau.kemenag.go.id\/organisasi\/kemenag-kota-pekanbaru\">Pekanbaru<\/a>&nbsp;(Kemenag) \u2014 Suasana kebersamaan dan keberagaman mewarnai pelaksanaan Lomba Pentas Seni Kerukunan \u201cHarmoni Bumi Melayu\u201d dalam rangka Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Penyuluh Agama Provinsi Riau, Sabtu malam (18\/7\/2026) pukul 20.30 WIB.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan yang semula direncanakan berlangsung bersamaan dengan malam api unggun tersebut akhirnya dipusatkan di dalam ruangan karena kondisi cuaca hujan yang menyebabkan agenda api unggun ditiadakan. Meski demikian, antusiasme peserta tetap tinggi dan justru menjadikan malam pentas seni semakin hangat dan penuh makna.<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap IPARI kabupaten dan kota se-Provinsi Riau menampilkan beragam seni dan budaya daerah yang mencerminkan nilai kerukunan umat beragama dan kekayaan budaya Melayu. Penampilan yang disuguhkan sangat beragam, mulai dari tari tradisional, syair Melayu, lagu daerah dan religi, drama, pembacaan puisi, tradisi menidurkan anak, hingga prosesi adat penamaan anak yang merepresentasikan tradisi masyarakat Muslim maupun umat Buddha.<\/p>\n\n\n\n<p>Berbagai pertunjukan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana saling mengenal budaya, memperkuat persaudaraan, serta menumbuhkan rasa saling menghargai di tengah keberagaman masyarakat Riau.<\/p>\n\n\n\n<p>Penilaian lomba dilakukan berdasarkan sejumlah kategori, di antaranya penampilan terkreatif, terunik, terinspiratif, terlucu, dan kategori terbaik lainnya. Dewan juri memberikan apresiasi tinggi terhadap kreativitas peserta yang mampu mengemas pesan kerukunan melalui seni pertunjukan yang menarik dan menghibur.<\/p>\n\n\n\n<p>Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kabid\u00a0<a href=\"https:\/\/riau.kemenag.go.id\/halaman\/bidang-penaiszawa\">Penaiszawa<\/a>\u00a0Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau, yang memberikan dukungan terhadap upaya para penyuluh agama dalam merawat kerukunan melalui pendekatan budaya dan seni.Melalui Pentas Seni Kerukunan \u201cHarmoni Bumi Melayu\u201d, para penyuluh agama membuktikan bahwa seni dapat menjadi jembatan persaudaraan, mempererat kebhinekaan, serta menghidupkan semangat \u201cImanku, Aksiku, Bumi Kita: Bersama Menjaga Harmoni, Merawat Bumi Melayu.\u201d<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pekanbaru&nbsp;(Kemenag) \u2014 Suasana kebersamaan dan keberagaman mewarnai pelaksanaan Lomba Pentas Seni Kerukunan \u201cHarmoni Bumi Melayu\u201d dalam rangka Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Penyuluh Agama Provinsi Riau, Sabtu malam (18\/7\/2026) pukul 20.30 WIB. Kegiatan yang semula direncanakan berlangsung bersamaan dengan malam api unggun tersebut akhirnya dipusatkan di dalam ruangan karena kondisi cuaca hujan yang menyebabkan agenda api [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2873,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[120],"tags":[],"class_list":{"0":"post-2872","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-news"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/news.ipari-riau.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2872","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/news.ipari-riau.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/news.ipari-riau.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ipari-riau.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ipari-riau.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2872"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/news.ipari-riau.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2872\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2874,"href":"https:\/\/news.ipari-riau.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2872\/revisions\/2874"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ipari-riau.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2873"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/news.ipari-riau.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2872"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ipari-riau.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2872"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ipari-riau.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2872"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}