{"id":2827,"date":"2026-07-17T23:15:28","date_gmt":"2026-07-17T23:15:28","guid":{"rendered":"https:\/\/news.ipari-riau.org\/?p=2827"},"modified":"2026-07-17T23:15:28","modified_gmt":"2026-07-17T23:15:28","slug":"ratusan-penyuluh-agama-se-riau-mulai-padati-pekanbaru-siap-sukseskan-kemah-kerukunan-dan-ekoteologi-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/news.ipari-riau.org\/index.php\/2026\/07\/17\/ratusan-penyuluh-agama-se-riau-mulai-padati-pekanbaru-siap-sukseskan-kemah-kerukunan-dan-ekoteologi-2026\/","title":{"rendered":"Ratusan Penyuluh Agama Se-Riau Mulai Padati Pekanbaru, Siap Sukseskan Kemah Kerukunan dan Ekoteologi 2026"},"content":{"rendered":"\n<p>&nbsp;Juli 2026. Kemah diadakan di halaman masjid paripurna Al Firdaus komplek perkantoran walikota Pekanbaru.<\/p>\n\n\n\n<p>Panitia pelaksana yang berasal dari Penyuluh Agama Kota Pekanbaru dan tergabung dalam IPARI Kota Pekanbaru tampak sigap menyambut kedatangan para peserta. Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Panitia Busihat Abdullah, dengan Sekretaris Mukhlas.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebanyak 572 peserta yang merupakan utusan dari 12 kabupaten\/kota se-Provinsi Riau telah terdaftar untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang mengusung semangat persaudaraan, moderasi beragama, serta kepedulian terhadap lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<p>Pembukaan resmi akan dilaksanakan Jumat malam pukul 20.00 WIB dan dijadwalkan dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Kapolda Riau, Wali Kota Pekanbaru, para Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten\/Kota se-Provinsi Riau, serta para Kepala Bidang, Ketua Tim Kerja, Kasi, dan Pembimas Agama di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau.<\/p>\n\n\n\n<p>Turut diundang pula Kapolresta Pekanbaru, Kapolsek Tenayan Raya, Camat Tenayan Raya, serta seluruh Kepala&nbsp;<a href=\"https:\/\/riau.kemenag.go.id\/topik\/kua-riau\">KUA<\/a>&nbsp;se-Kota Pekanbaru sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sinergi lintas sektor dalam membangun kerukunan umat beragama.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketua PW IPARI Provinsi Riau, Masrizal, mengajak seluruh penyuluh agama untuk menjadikan kegiatan ini sebagai momentum mempererat ukhuwah, meningkatkan profesionalisme, dan memperkuat pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;<em>Mari kita sukseskan Kemah Kerukunan dan Ekoteologi sebagai wujud nyata komitmen Penyuluh Agama dalam Merawat Indonesia. Dari Bumi Melayu Riau, kita tunjukkan semangat persatuan, kolaborasi, dan kepedulian terhadap sesama serta lingkungan,<\/em>&#8221; ajaknya.<\/p>\n\n\n\n<p>Malam pembukaan akan semakin semarak dengan defile kontingen dari setiap kabupaten dan kota, yang akan diperlombakan sebagai ajang menampilkan kekompakan, kreativitas, serta kekayaan budaya daerah masing-masing.<\/p>\n\n\n\n<p>Memasuki hari kedua, peserta akan mengikuti berbagai agenda penting, mulai dari Seminar Kerukunan dan Ekoteologi, Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) IPARI Provinsi Riau, susur jejak, perlombaan seni, hingga puncaknya Malam Api Unggun yang menjadi simbol persatuan, kebersamaan, dan semangat pengabdian para penyuluh agama.<\/p>\n\n\n\n<p>Rangkaian kegiatan akan ditutup pada Ahad pagi dengan jalan santai penuh keakraban yang dimeriahkan dengan pembagian berbagai doorprize menarik bagi seluruh peserta.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir semangat baru bagi para Penyuluh Agama untuk terus menjadi garda terdepan dalam merawat kerukunan umat, menjaga kelestarian lingkungan melalui nilai-nilai ekoteologi, serta mengokohkan peran strategis penyuluh sebagai perekat persatuan bangsa menuju Indonesia yang harmonis.YOY<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp;Juli 2026. Kemah diadakan di halaman masjid paripurna Al Firdaus komplek perkantoran walikota Pekanbaru. Panitia pelaksana yang berasal dari Penyuluh Agama Kota Pekanbaru dan tergabung dalam IPARI Kota Pekanbaru tampak sigap menyambut kedatangan para peserta. Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Panitia Busihat Abdullah, dengan Sekretaris Mukhlas. Sebanyak 572 peserta yang merupakan utusan dari 12 kabupaten\/kota [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2828,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[120],"tags":[],"class_list":{"0":"post-2827","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-news"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/news.ipari-riau.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2827","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/news.ipari-riau.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/news.ipari-riau.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ipari-riau.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ipari-riau.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2827"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/news.ipari-riau.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2827\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2829,"href":"https:\/\/news.ipari-riau.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2827\/revisions\/2829"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ipari-riau.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2828"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/news.ipari-riau.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2827"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ipari-riau.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2827"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/news.ipari-riau.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2827"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}