Tak Kenal Lelah, Ernita AA Bimbing Akhlak Anak-Anak Masjid Al-Furqan Teluk Kuantan

admin
4 Min Read

Kuantan Singingi – Semangat pengabdian kepada umat terus ditunjukkan oleh Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kuantan Tengah, Ernita AA. Di tengah waktu sore yang beranjak menuju senja, ia tetap meluangkan tenaga dan waktunya untuk memberikan penyuluhan serta bimbingan akhlak kepada anak-anak di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Masjid Al-Furqan, Sungai Jering, Teluk Kuantan. Pada Kamis (22/10/2026)

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa tugas seorang Penyuluh Agama Islam bukan sekadar menyampaikan pesan-pesan keagamaan, tetapi juga hadir mendampingi masyarakat dalam membangun karakter, menanamkan nilai-nilai moral, dan membentuk generasi muda yang berakhlak mulia.

Menjelang waktu Magrib, ketika aktivitas sebagian masyarakat mulai berkurang dan suasana sore perlahan berganti malam, Ernita AA masih terlihat bersemangat memberikan bimbingan kepada anak-anak. Dengan penuh kesabaran dan ketulusan, ia berupaya menanamkan nilai-nilai akhlak yang baik agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang santun, disiplin, menghormati orang tua dan guru, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.

Bagi Ernita, pendidikan agama sejak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga karakter dan perilaku yang baik. Anak-anak perlu dibimbing secara berkelanjutan agar nilai-nilai agama tidak hanya dipahami sebagai pengetahuan, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pengabdian tersebut bukanlah kegiatan yang baru dilakukannya. Dalam waktu yang cukup lama, Ernita AA terus menunjukkan konsistensi dalam memberikan penyuluhan keagamaan kepada masyarakat. Kesungguhannya menjadi gambaran bahwa pekerjaan sebagai penyuluh membutuhkan kesabaran, keikhlasan, dan komitmen yang kuat untuk terus hadir di tengah umat.

Sebagai Penyuluh Agama Islam yang pernah mencapai tingkat nasional, Ernita AA tetap menunjukkan kerendahan hati dan semangat untuk melanjutkan pengabdiannya. Pengalaman dan pencapaian yang pernah diraih tidak membuatnya berhenti bergerak. Sebaliknya, hal tersebut menjadi dorongan untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam membina generasi muda melalui pendidikan agama.

Dengan penuh semangat, Ernita menyampaikan prinsip yang menjadi penyemangat dalam menjalankan tugasnya.

“Boleh capek, tetapi berhenti jangan,” ungkap Ernita AA dengan penuh semangat.

Ungkapan singkat tersebut mencerminkan tekadnya untuk tetap konsisten dalam menjalankan amanah sebagai Penyuluh Agama Islam. Baginya, rasa lelah merupakan bagian dari pengabdian, sedangkan memberikan manfaat bagi umat adalah tujuan yang harus terus diperjuangkan.

Melalui bimbingan akhlak di TPQ Masjid Al-Furqan, Ernita berharap anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang memiliki perilaku terpuji, menghormati orang tua, menyayangi sesama, menjaga sopan santun, serta mampu membedakan perilaku yang baik dan yang tidak baik berdasarkan ajaran agama.

Kegiatan tersebut juga mengingatkan bahwa pembinaan karakter anak tidak dapat dilakukan secara instan. Diperlukan keteladanan, pendampingan, dan pembiasaan yang terus-menerus, baik di lingkungan keluarga, masjid, TPQ, maupun masyarakat.

Dedikasi Ernita AA menjadi inspirasi bahwa pelayanan keagamaan dapat dilakukan dalam berbagai keadaan, termasuk ketika waktu dan tenaga mulai terbatas. Selama masih ada kesempatan untuk menyampaikan kebaikan, penyuluh agama memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan memperkuat moral generasi penerus bangsa.

Semoga semangat pengabdian Ernita AA terus menjadi motivasi bagi para Penyuluh Agama Islam lainnya untuk memberikan pelayanan terbaik, memperluas jangkauan penyuluhan, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Syf.

Share This Article
Tidak ada komentar