BENGKALIS – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandau, Ahmad Sehat, melaksanakan sosialisasi dan edukasi sadar halal bersama masyarakat di Jalan Sudirman, Gang Melati, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, pada Rabu, 21 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengonsumsi makanan halal serta menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan keluarga.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan tersebut diikuti sekitar 12 orang ibu-ibu warga Gang Melati. Selain mendapatkan edukasi tentang kesadaran halal, peserta juga memanfaatkan kesempatan ini untuk berdiskusi dan berkonsultasi mengenai berbagai persoalan kehidupan sehari-hari.
Dalam penyampaian materinya, Ahmad Sehat menekankan bahwa kesadaran halal merupakan bagian penting dari pengamalan ajaran Islam yang perlu ditanamkan sejak dini, terutama dalam lingkungan keluarga. Memilih makanan halal bukan sekadar memenuhi kebutuhan konsumsi, melainkan juga bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan tanggung jawab orang tua dalam membimbing anggota keluarga.
Ia mengajak masyarakat agar lebih teliti sebelum membeli dan mengonsumsi produk makanan maupun minuman, termasuk memperhatikan informasi pada kemasan dan memastikan kejelasan status kehalalan produk.
“Kesadaran halal hendaknya dimulai dari rumah. Ibu-ibu memiliki peran strategis dalam memilih dan menyediakan makanan bagi keluarga. Karena itu, penting bagi kita untuk memahami kehalalan produk yang dikonsumsi sekaligus membiasakan anak-anak agar tumbuh dengan kesadaran memilih makanan yang baik dan halal,” pesan Ahmad Sehat.
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif. Sejumlah peserta menyampaikan pertanyaan dan berkonsultasi mengenai berbagai persoalan yang mereka hadapi, mulai dari cara mengenali produk bersertifikat halal, kesehatan keluarga, pengelolaan ekonomi rumah tangga, hingga pola asuh anak atau parenting.
Diskusi tersebut memperlihatkan bahwa edukasi sadar halal berkaitan erat dengan berbagai aspek kehidupan masyarakat. Ketepatan memilih produk konsumsi, menjaga kualitas makanan keluarga, mengelola kebutuhan rumah tangga, serta menanamkan nilai agama kepada anak-anak merupakan bagian dari upaya membangun keluarga yang berkualitas.
Suasana semakin hangat ketika kegiatan dilanjutkan dengan sarapan pagi bersama. Dalam suasana santai tersebut, Ahmad Sehat tetap membuka ruang konsultasi dan berdialog dengan peserta. Kebersamaan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus mendekatkan penyuluh agama dengan masyarakat.
Kegiatan sosialisasi sadar halal ini merupakan salah satu bentuk pelaksanaan tugas Penyuluh Agama Islam dalam memberikan bimbingan dan pencerahan kepada masyarakat. Pendekatan yang komunikatif dan kekeluargaan memungkinkan penyuluhan berlangsung lebih dekat dengan kebutuhan warga.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan semakin memahami pentingnya memilih produk halal, meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan keluarga, serta menerapkan pola pengasuhan anak yang berlandaskan nilai-nilai agama.
Ahmad Sehat berharap kegiatan edukasi seperti ini dapat terus dilaksanakan dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Dengan demikian, kesadaran halal tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi menjadi kebiasaan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
KUA Kecamatan Mandau terus mendorong peran Penyuluh Agama Islam untuk hadir di tengah masyarakat melalui edukasi, pendampingan, dan konsultasi keagamaan demi mendukung terwujudnya keluarga yang religius, sehat, dan harmonis. Syf.


