BANTAN AIR – Selasa (20/10/2026) Penyuluh Agama Islam Kecamatan Bantan, Muhamad Fazli, S.Ud., memberikan pendidikan adab kepada siswa kelas X Madrasah Aliyah (MA) Miftahul Ulum Bantan Air melalui kajian rutin setiap Selasa pagi. Kegiatan yang berlangsung pukul 07.15 hingga 08.00 WIB ini dilaksanakan sebelum jam pelajaran pertama dimulai dan telah berjalan selama kurang lebih dua bulan.
Kegiatan pendidikan adab ini berawal dari konsultasi antara Kepala MA Miftahul Ulum Bantan Air, Muhamad Sholihin, S.Pd., dengan Penyuluh Agama Islam Kecamatan Bantan mengenai persoalan kenakalan remaja. Konsultasi tersebut berlangsung pada momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW beberapa waktu lalu.
Dari pertemuan itu, muncul kesepakatan untuk mengadakan pembinaan keagamaan secara rutin yang secara khusus menyasar siswa baru atau kelas X. Program ini diharapkan menjadi salah satu upaya membentuk karakter generasi muda yang memiliki akhlak mulia, menghormati guru, menyayangi sesama, serta mampu menerapkan adab dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala MA Miftahul Ulum Bantan Air, Muhamad Sholihin, S.Pd., menaruh harapan besar terhadap pelaksanaan kajian rutin tersebut. Menurutnya, pendidikan adab merupakan bagian penting dalam proses pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan kepribadian dan akhlak peserta didik.
Melalui pembinaan yang dilaksanakan sekali sepekan ini, diharapkan perilaku siswa semakin baik, kesadaran mereka terhadap pentingnya adab semakin meningkat, serta berbagai bentuk kenakalan remaja dapat dicegah sejak dini.
Dalam menyampaikan materi, Muhamad Fazli, S.Ud., menggunakan metode bercerita dengan mengambil pelajaran dari kisah-kisah yang bersumber dari Al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad SAW. Pendekatan ini membuat materi lebih mudah dipahami dan membantu siswa menangkap pesan moral serta nilai-nilai adab yang disampaikan.
Para siswa terlihat antusias mengikuti kajian. Penyampaian materi melalui cerita menghadirkan suasana pembelajaran yang menarik sekaligus memberikan ruang bagi siswa untuk memahami bahwa adab bukan sekadar teori, melainkan nilai yang harus diwujudkan melalui sikap dan perilaku.
Pendidikan adab tersebut mencakup pentingnya menghormati orang tua dan guru, menjaga tutur kata, menghargai sesama teman, serta membiasakan perilaku santun di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Dengan pembiasaan yang dilakukan secara konsisten, nilai-nilai tersebut diharapkan tumbuh menjadi karakter yang melekat dalam diri para siswa.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara Penyuluh Agama Islam Kecamatan Bantan dan lembaga pendidikan dalam mendukung pembinaan moral serta penguatan karakter generasi muda. Kolaborasi antara tenaga pendidik dan penyuluh agama dinilai penting agar pendidikan karakter dapat berjalan secara berkesinambungan.
Kajian rutin pendidikan adab ini dilaksanakan setiap Selasa pagi di MA Miftahul Ulum Bantan Air, yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman, Desa Bantan Air, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.
Melalui kerja sama ini, kedua pihak berharap program pendidikan adab dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan membawa keberkahan. Lebih dari itu, para siswa diharapkan tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga santun dalam perilaku, kuat dalam nilai keagamaan, dan berakhlakul karimah. Syf.

