Rokan Hilir – Penyuluh Agama Islam Fungsional Kecamatan Tanah Putih, Idrus, S.Pd.I., memberikan bimbingan rohani, kedisiplinan, dan penguatan spiritual kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas II Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, Senin (19/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan keagamaan untuk mendorong warga binaan memperbaiki diri dan memperkuat keimanan selama menjalani masa pembinaan.
Dalam kegiatan tersebut, Idrus menyampaikan tausiyah bertema “Di Balik Jeruji, Hati Tetap Mencari Cahaya” di hadapan puluhan warga binaan. Ia mengajak mereka menjadikan masa pembinaan sebagai kesempatan untuk melakukan introspeksi diri, memperbaiki akhlak, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dalam penyampaiannya, Idrus menekankan bahwa jeruji besi dan dinding penjara hanya membatasi ruang gerak secara fisik, tetapi tidak seharusnya menjadi penghalang bagi seseorang untuk berhijrah dan memperbaiki diri. Menurutnya, setiap orang memiliki kesempatan untuk menata kembali masa depan dan menjadi pribadi yang lebih baik.
“Tempat ini bukanlah akhir dari segalanya, melainkan sebuah madrasah kehidupan untuk merenung dan menata kembali masa depan. Di balik jeruji ini, biarkan hati kita tetap bergerak mencari cahaya petunjuk Allah SWT, agar saat kembali ke masyarakat nanti, kita menjadi pribadi yang jauh lebih bermanfaat,” ujar Idrus dalam pesan moralnya.
Selain tausiyah, kegiatan berlangsung khidmat dengan diisi dialog interaktif, muhasabah diri, serta penguatan mental dan spiritual. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, warga binaan diajak merefleksikan perjalanan hidup, menumbuhkan kesadaran untuk memperbaiki perilaku, dan meningkatkan kedisiplinan selama menjalani masa pembinaan.
Bimbingan rohani di lingkungan pemasyarakatan diharapkan dapat membantu warga binaan memperkuat nilai-nilai keagamaan dan moral dalam kehidupan sehari-hari. Bekal spiritual tersebut juga diharapkan menjadi motivasi bagi mereka untuk menjalani kehidupan yang lebih baik dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Idrus menjalankan peran penyuluh agama dalam menghadirkan bimbingan keagamaan bagi berbagai lapisan masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan. Bimbingan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan harapan, memperkuat keimanan, dan mendorong warga binaan untuk terus memperbaiki diri.

