Penyuluh Agama Islam Mandau Dukung Penyuluhan Bahaya LGBT Bersama Majelis Taklim di Duri

admin
2 Min Read

DURI, Jumat, 16 Oktober 2026 – Majelis Taklim (MT) Qonita Sholihah berkolaborasi dengan ibu-ibu Majelis Taklim (MT) MATA 1 Kelurahan Air Jamban menggelar kegiatan penyuluhan bertema “Bahaya LGBT” di Masjid Besar Arafah, Duri. Kegiatan yang diikuti sekitar 120 peserta ini merupakan bagian dari upaya edukasi dan pencegahan melalui pendekatan keagamaan serta penguatan peran keluarga dalam membina generasi muda.

Penyuluhan menghadirkan Rifa Rahmatika, M.Psi., Psikolog, sebagai narasumber yang memberikan materi terkait isu LGBT dari perspektif psikologi. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pendidikan keluarga, komunikasi yang sehat, serta pendampingan terhadap anak dan remaja.

Dalam kegiatan tersebut, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Mandau turut berperan dalam mendukung upaya pembinaan keagamaan dan penguatan ketahanan keluarga di tengah masyarakat. Peran penyuluh agama menjadi penting dalam memberikan edukasi keagamaan, menyampaikan nilai-nilai moral, serta mendorong masyarakat membangun lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda.

Melalui pendekatan dakwah yang bijaksana, penyuluh agama juga diharapkan dapat membantu masyarakat memahami persoalan sosial secara proporsional, mengedepankan pendidikan, komunikasi, dan pendampingan, serta menghindari tindakan diskriminatif terhadap individu yang menghadapi persoalan terkait identitas atau orientasi seksual.

Kegiatan penyuluhan dimulai pukul 13.30 WIB hingga menjelang waktu Asar. Sebanyak 120 peserta mengikuti kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan keluarga dan pembinaan generasi muda.

Kolaborasi antara MT Qonita Sholihah, MT MATA 1 Kelurahan Air Jamban, dan dukungan peran Penyuluh Agama Islam Kecamatan Mandau diharapkan dapat memperkuat sinergi antara majelis taklim, tenaga profesional, dan unsur pembinaan keagamaan dalam menghadirkan edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, majelis taklim diharapkan terus menjadi ruang pembelajaran, silaturahmi, dan penguatan nilai-nilai keagamaan, sekaligus mendorong keluarga agar semakin aktif dalam mendidik, mendampingi, dan membimbing generasi muda dengan kasih sayang serta tanggung jawab. Syf.

Share This Article
Tidak ada komentar