Pekanbaru — Adab dalam pergaulan menjadi salah satu hal penting dalam membangun hubungan yang baik dengan sesama agar kehidupan dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan harmonis. Hal tersebut menjadi perhatian dalam pembinaan keagamaan yang diberikan Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) Kota Pekanbaru, Sutan Syahril, S.Ag., kepada warga binaan UPT Bina Laras Dinas Sosial Provinsi Riau, Selasa (6/10/2026). Kegiatan yang mengangkat tema “Adab terhadap Sesama Teman” tersebut diikuti 30 warga binaan dan berlangsung di UPT Bina Laras, Jalan Yos Sudarso KM 15, Muara Fajar, Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru.
Pada kesempatan tersebut, Sutan Syahril mengajak warga binaan untuk membiasakan sikap saling menghormati dan menjaga perilaku dalam kehidupan bersama. Ia menjelaskan bahwa adab dalam pergaulan tidak hanya berkaitan dengan cara berbicara, tetapi juga bagaimana seseorang menghargai orang lain melalui sikap dan perbuatannya.
Selain membahas etika dalam pergaulan, pembinaan juga menekankan pentingnya menghindari perundungan (bullying) serta perilaku seksual sesama jenis (LGBT) yang dinilai tidak sesuai dengan nilai-nilai agama dan norma sosial. Penyampaian materi tersebut diharapkan dapat menjadi penguatan bagi warga binaan dalam menjaga pergaulan dan membangun hubungan yang sehat dengan sesama.
Sutan Syahril berharap materi yang disampaikan tidak berhenti pada pemahaman, tetapi dapat diterapkan dalam perilaku sehari-hari. Menurutnya, pembinaan keagamaan perlu terus dilakukan agar nilai-nilai agama dapat menjadi pedoman dalam kehidupan.
Penyuluhan keagamaan tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap Selasa pagi pukul 09.00 hingga 11.00 WIB. Pembinaan secara berkelanjutan menjadi bagian dari peran Penyuluh Agama Islam dalam memberikan pendampingan dan penguatan keagamaan bagi warga binaan. MZ

