BENGKALIS — Penyuluh Agama Islam Kecamatan Siak Kecil, Usmawati, mengisi kajian rutin Majelis Taklim Ummahatul Hasanah yang dilaksanakan pada Jumat, 23 Oktober 2026, pukul 14.00 WIB. Kegiatan ini berlangsung di rumah salah seorang anggota majelis taklim, RT. 016, Dusun Sungai Bakung, Desa Sungai Nibung, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis.
Kajian yang mengangkat tema “Hati Ibu Tenang Jika Kenal Allah, Kajian Rutin Tauhid untuk Ibu Tangguh” ini diikuti oleh 25 orang ibu-ibu majelis taklim. Kegiatan dilaksanakan secara tatap muka dengan metode tausiyah dan ceramah yang bertujuan memperkuat pemahaman tauhid serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Dalam penyampaian materinya, Usmawati, S.Pd.I. mengajak para ibu untuk semakin mengenal Allah SWT melalui pemahaman tentang keesaan-Nya, memperkuat keyakinan kepada-Nya, serta membiasakan diri untuk selalu mengingat Allah dalam setiap keadaan. Menurutnya, mengenal Allah bukan hanya sebatas mengetahui nama dan sifat-Nya, tetapi juga meyakini kekuasaan-Nya, menaati perintah-Nya, menjauhi larangan-Nya, dan senantiasa bertawakal kepada-Nya.
Ia juga menyampaikan bahwa seorang ibu memiliki peran penting dalam membangun keluarga yang harmonis dan melahirkan generasi yang saleh dan salehah. Oleh karena itu, seorang ibu perlu memiliki fondasi tauhid yang kuat agar mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan dengan sabar, ikhlas, dan penuh keyakinan kepada pertolongan Allah SWT.
Melalui kajian ini, para ibu diajak untuk tidak hanya menggantungkan ketenangan hati pada keadaan duniawi, tetapi juga senantiasa mendekatkan diri kepada Allah melalui ibadah, doa, zikir, membaca Al-Qur’an, serta memperbaiki akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an, Surah Ar-Ra’d ayat 28:
“Alaa bidzikrillaahi tathma’innul quluub.”
Artinya: “Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”
Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa ketenangan hati seorang mukmin tumbuh dari keimanan dan kedekatan kepada Allah SWT. Dengan tauhid yang kokoh, seorang ibu diharapkan mampu menjalani perannya dengan lebih tenang, tangguh, dan penuh rasa syukur.
Kegiatan kajian rutin ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antaranggota Taklim Ummahatul Hasanah sekaligus meningkatkan semangat belajar agama di tengah masyarakat. Diharapkan, kajian tauhid yang dilaksanakan secara berkelanjutan dapat memberikan manfaat nyata bagi para ibu dalam kehidupan pribadi, keluarga, dan lingkungan sosial.
Melalui kegiatan pembinaan keagamaan ini, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Siak Kecil terus berupaya menghadirkan dakwah yang dekat dengan masyarakat serta mendorong terwujudnya keluarga yang religius, harmonis, dan berlandaskan nilai-nilai Islam. Syf.
Kepulauan Meranti — Penyuluh Agama Islam Kecamatan Rangsang, Ikhwan Hasani, memimpin pembacaan doa pada peringatan…
Kepulauan Meranti — Penyuluh Agama Islam Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Suhelmi, melaksanakan kegiatan penyuluhan bagi…
DUMAI — Penyuluh Agama Islam dari tujuh kecamatan se-Kota Dumai turut ambil bagian dalam menyemarakkan…
Indragiri Hilir — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kuala Indragiri terus berupaya memperkuat fondasi keagamaan…
Rokan Hilir – Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kecamatan Rimba Melintang, Kabupaten Rokan Hilir,…
Rokan Hilir – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bangko melalui Penyuluh Agama Islam terus berupaya…