Pekanbaru – Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kota Pekanbaru, Buslihat Abdullah, S.Ag., M.H., mendukung kerja sama antara Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru dan Rumah Sakit Mata PBEC (Pekanbaru Eye Centre) dalam memperkuat pelayanan kerohanian bagi pasien. Dukungan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Direktur RS Mata PBEC Pekanbaru, dr. Desi Kartika Sari, M.K.M., dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Drs. H. Syahrul Mauludi, M.A., di RS Mata PBEC Pekanbaru, Jalan Soekarno-Hatta, Senin (19/10/2026), pukul 11.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Drs. H. Syahrul Mauludi, M.A., Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Kasi Bimas Islam) Kemenag Kota Pekanbaru, H. Zamri, S.Ag.,MH., Ketua IPARI Kota Pekanbaru, Buslihat Abdullah, S.Ag., M.H., serta pengurus IPARI lainnya, yakni Suhaimi, S.Ag., Mukhlas Ade Putra, S.Ud., dan Risda Hasugian, S.Ag.
Kerja sama ini mencakup pelayanan kerohanian berupa pemberian motivasi, konsultasi keagamaan, ceramah agama, dan doa bagi pasien. Melalui kolaborasi tersebut, penyuluh agama diharapkan dapat memberikan pendampingan spiritual untuk membantu pasien menjalani proses pengobatan dengan lebih tenang, sabar, dan optimistis.
Ketua IPARI Kota Pekanbaru, Buslihat Abdullah, menyambut baik penandatanganan MoU tersebut. Ia berharap kerja sama ini menjadi ruang pengabdian bagi penyuluh agama untuk memperluas jangkauan pelayanan keagamaan, khususnya bagi pasien yang membutuhkan penguatan spiritual selama menjalani perawatan.
Direktur RS Mata PBEC Pekanbaru, dr. Desi Kartika Sari, M.K.M., menyampaikan terima kasih atas kedatangan jajaran Kementerian Agama Kota Pekanbaru serta penandatanganan MoU sebagai langkah awal dalam menjalin kerja sama pelayanan kerohanian bagi pasien.
Ia berharap kerja sama tersebut dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi pasien, terutama dalam memenuhi kebutuhan bimbingan dan pendampingan kerohanian selama menjalani perawatan di rumah sakit.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Drs. H. Syahrul Mauludi, M.A., menyampaikan harapannya agar para penyuluh agama dapat melaksanakan tugas pelayanan kerohanian dengan sebaik-baiknya. Melalui kerja sama ini, penyuluh diharapkan mampu memberikan bimbingan dan penyuluhan keagamaan secara optimal sesuai dengan kebutuhan pasien.
Penandatanganan MoU ini menjadi langkah untuk memperkuat sinergi antara institusi keagamaan dan fasilitas pelayanan kesehatan. Keterlibatan penyuluh agama di lingkungan rumah sakit diharapkan dapat melengkapi pelayanan medis dengan dukungan spiritual yang humanis dan bermanfaat bagi pasien.
Melalui kolaborasi ini, IPARI Kota Pekanbaru turut mendorong penguatan peran penyuluh agama agar semakin dekat dengan masyarakat dan hadir memberikan pelayanan keagamaan di berbagai lingkungan, termasuk fasilitas kesehatan. MZ
KUANTAN SINGINGI– Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Muhammad Ridwan, melaksanakan…
Rokan Hilir – Penyuluh Agama Islam Fungsional Kecamatan Tanah Putih, Idrus, S.Pd.I., memberikan bimbingan rohani,…
Indragiri Hilir – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Batang Tuaka, Muslim, memberikan…
KUANTAN SENGINGI — Sebanyak enam Penyuluh Agama Islam mendapatkan pembekalan sebelum turun ke lapangan untuk…
Kuantan Sengingi — Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Kuantan Singingi, Hj. Ernita…
BENGKALIS – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bengkalis menggelar kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi 15…