Berita

Penyuluh Agama Islam Bengkalis Pimpin Ikrar Syahadat Tiga Warga Binaan Lapas Bengkalis

Bengkalis – Tiga warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis mengikrarkan dua kalimat syahadat sebagai tanda memeluk agama Islam pada Selasa (13/10/2026), pukul 10.30 WIB. Kegiatan berlangsung di Masjid Al-Ikhsan Lapas Kelas IIA Bengkalis dan dipimpin oleh Ustaz Firdaus, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bengkalis.

Ketiga warga binaan tersebut adalah Sugeng Riadi (36), yang setelah memeluk Islam menggunakan nama Muhammad Sugeng Riadi. Sebelumnya, ia beragama Buddha, bekerja di sektor swasta, dan berasal dari Jalan Rampang, Kelurahan Tanjung Kapal, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis.

Warga binaan kedua adalah Efendi bin Purwito (30), yang sebelumnya beragama Kristen dan berasal dari Kelurahan Pelindung Jaya, Kecamatan Gunung Pelindung, Kabupaten Lampung Timur.

Sementara itu, warga binaan ketiga, Uni Maruba bin Anto Siregar (27), menggunakan nama Islam Muhammad Arif. Sebelumnya beragama Kristen, ia berasal dari Muara Situlen, Kecamatan Babul Makmur, Kabupaten Aceh Tenggara.

Prosesi ikrar syahadat dipimpin oleh Ustaz Firdaus selaku Penyuluh Agama Islam. Pelaksanaan tersebut disaksikan oleh Eldi Sofwan dan Tarmizi, serta pengurus masjid dan warga binaan lainnya yang turut hadir.

“Menjadi seorang muslim merupakan awal dari perjalanan untuk semakin mengenal Allah SWT dan memahami ajaran Islam. Karena itu, kami berharap ketiga mualaf ini terus belajar, menjaga keimanan, serta berusaha mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.

Ikrar dua kalimat syahadat merupakan pernyataan keimanan seseorang untuk memeluk agama Islam, dengan mengakui bahwa tidak ada Tuhan selain Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pelayanan dan pembinaan keagamaan bagi warga binaan di lingkungan Lapas. Melalui pendampingan penyuluh agama, para muallaf diharapkan dapat memperoleh bimbingan untuk mengenal, memahami, dan mengamalkan ajaran Islam secara bertahap dalam kehidupan sehari-hari.

Pelaksanaan ikrar syahadat ini juga menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan spiritual di lingkungan pemasyarakatan, sekaligus memberikan kesempatan bagi para warga binaan untuk menata kehidupan yang lebih baik dengan berlandaskan nilai-nilai keimanan dan akhlak mulia. Syf.

admin

Recent Posts

Muhammad Ridwan Laksanakan Survei Kerukunan Umat Beragama di Desa Seberang Taluk

KUANTAN SINGINGI– Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Muhammad Ridwan, melaksanakan…

7 menit ago

Sentuh Hati Warga Binaan, Penyuluh Agama Tanah Putih Tebarkan Cahaya

Rokan Hilir – Penyuluh Agama Islam Fungsional Kecamatan Tanah Putih, Idrus, S.Pd.I., memberikan bimbingan rohani,…

2 jam ago

Penyuluh Agama Batang Tuaka Bekali Catin, Menikah Adalah Awal Perjalanan Ibadah yang Panjang

Indragiri Hilir – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Batang Tuaka, Muslim, memberikan…

2 jam ago

Perkuat Layanan Rohani Pasien, IPARI Pekanbaru Dukung Kerja Sama Kemenag dan RS Mata PBEC

Pekanbaru – Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kota Pekanbaru, Buslihat Abdullah, S.Ag., M.H.,…

3 jam ago

Enam Penyuluh Agama Islam Kuansing Dibekali untuk Survei Kerukunan Umat Beragama

KUANTAN SENGINGI — Sebanyak enam Penyuluh Agama Islam mendapatkan pembekalan sebelum turun ke lapangan untuk…

3 jam ago

Ketua IPARI Kuansing Perkuat Pembinaan Keagamaan Warga Lapas Teluk Kuantan

Kuantan Sengingi — Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Kuantan Singingi, Hj. Ernita…

4 jam ago