Kepulauan Meranti — Pelaminan biasanya menjadi tempat kedua mempelai bersanding dan menerima ucapan selamat dari keluarga serta tamu undangan. Namun, ada yang berbeda dalam resepsi pernikahan di Desa Banglas, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (13/10/2026). Di tengah suasana bahagia tersebut, Penyuluh Agama Islam, M. Shodiq, bersama Penyuluh Keluarga Berencana (KB) menyerahkan sertifikat Elektronik Siap Nikah dan Siap Hamil (ELSIMIL) kepada kedua mempelai.
Penyerahan yang berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB itu menjadi momen untuk mengingatkan pasangan pengantin bahwa membangun rumah tangga tidak hanya membutuhkan kesiapan mental dan komitmen, tetapi juga perhatian terhadap kesehatan serta perencanaan keluarga.
Sertifikat ELSIMIL merupakan bukti bahwa calon pengantin telah mengikuti skrining kesiapan menikah dan hamil melalui aplikasi ELSIMIL. Skrining ini membantu mengidentifikasi kondisi kesehatan dan faktor risiko yang perlu diperhatikan sebelum kehamilan, sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting pada anak.
Penyerahan sertifikat dilakukan langsung di atas pelaminan dan disaksikan oleh keluarga serta tamu undangan. Setelah menyerahkan sertifikat kepada kedua mempelai, M. Shodiq dan Penyuluh KB berfoto bersama serta menyampaikan doa untuk kebahagiaan pasangan yang baru memulai kehidupan rumah tangga tersebut.
M. Shodiq menjelaskan bahwa penyerahan sertifikat pada momen pernikahan itu dimaksudkan untuk mengingatkan pasangan dan keluarga bahwa pernikahan memerlukan persiapan yang matang, bukan hanya dalam penyelenggaraan acara, tetapi juga dalam kesiapan diri dan kesehatan.
“Semoga sertifikat ini menjadi pengingat bagi pengantin bahwa mereka telah berikhtiar menyiapkan diri, dan semoga rumah tangganya menjadi keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah,” ujarnya.
Sementara itu, Penyuluh KB menyampaikan bahwa pendampingan melalui ELSIMIL bertujuan membantu calon pengantin mempersiapkan kehidupan berkeluarga sejak sebelum menikah. Persiapan tersebut diharapkan dapat mendukung terbentuknya keluarga yang sehat dan melahirkan generasi yang berkualitas.
Kehadiran kedua penyuluh mendapat sambutan positif dari pihak keluarga. Penyerahan sertifikat di pelaminan menjadi salah satu cara untuk mendekatkan edukasi tentang kesiapan berkeluarga kepada pasangan pengantin dan masyarakat melalui momen yang dekat dengan kehidupan mereka.
Kolaborasi antara Penyuluh Agama Islam dan Penyuluh KB ini diharapkan terus berlanjut agar semakin banyak calon pengantin di Kecamatan Tebing Tinggi memahami pentingnya persiapan pernikahan, menjaga kesehatan, dan merencanakan keluarga. Dengan demikian, upaya membangun rumah tangga yang harmonis dapat berjalan seiring dengan ikhtiar mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas. DS
KUANTAN SINGINGI– Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Muhammad Ridwan, melaksanakan…
Rokan Hilir – Penyuluh Agama Islam Fungsional Kecamatan Tanah Putih, Idrus, S.Pd.I., memberikan bimbingan rohani,…
Indragiri Hilir – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Batang Tuaka, Muslim, memberikan…
Pekanbaru – Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kota Pekanbaru, Buslihat Abdullah, S.Ag., M.H.,…
KUANTAN SENGINGI — Sebanyak enam Penyuluh Agama Islam mendapatkan pembekalan sebelum turun ke lapangan untuk…
Kuantan Sengingi — Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Kuantan Singingi, Hj. Ernita…