Berita

“Menikah Bukan untuk Mengubah Status di IG”, Pesan Penyuluh KUA Rumbai kepada Calon Pengantin

Pekanbaru — Menikah bukan sekadar mengubah status di media sosial atau menghindari pertanyaan tentang pasangan setiap kali Hari Raya Idulfitri tiba. Pernikahan membutuhkan niat yang benar, kesiapan menjalani kehidupan bersama, serta komitmen untuk membangun rumah tangga berlandaskan agama. Pesan tersebut disampaikan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Rumbai dalam kegiatan Bimbingan Perkawinan pada Selasa (13/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di KUA Kecamatan Rumbai pukul 09.20–10.00 WIB ini menghadirkan tiga pemateri, yakni Muhammad Zamri, S.Ud., M.Ag., Ahmad Rasidin, S.Ag., dan Nofadri, S.Sos.I. Turut hadir Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Rumbai lainnya, yakni Sardawana, S.Pd.I., Nur’ain Wahdalena, S.Ag., Amrunnas, S.Sos.I., Apriadi, S.Ag., dan Jakfar Musonnip, S.Pd.I.

Sebagai pemateri pertama, Muhammad Zamri menekankan pentingnya meluruskan niat dalam membangun rumah tangga karena Allah SWT. Ia mengingatkan agar pernikahan tidak dijadikan sekadar cara untuk mengubah status di Instagram dari jomblo menjadi menikah atau menghindari pertanyaan tentang pasangan setiap kali Lebaran tiba.

Menurutnya, pernikahan harus dilandasi niat yang benar karena niat akan menentukan arah dan tujuan seseorang dalam menjalani kehidupan rumah tangga. Dengan niat yang lurus, pasangan diharapkan mampu menjalankan pernikahan sebagai bentuk ibadah sekaligus membangun keluarga yang penuh tanggung jawab.

Selain meluruskan niat, Muhammad Zamri juga menekankan pentingnya komunikasi antara suami dan istri. Komunikasi yang baik diperlukan agar pasangan dapat saling memahami, menyampaikan persoalan secara terbuka, dan menghindari kesalahpahaman yang dapat memicu konflik dalam rumah tangga.

Ia turut mengingatkan pentingnya menjadikan agama sebagai landasan kehidupan keluarga. Menurutnya, persoalan kecil terkadang dapat berkembang menjadi masalah besar ketika nilai-nilai agama kurang diterapkan dalam rumah tangga. Karena itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga hubungan dengan Allah SWT melalui salat dan membaca Al-Qur’an sebagaimana tuntunan Rasulullah SAW dalam mendekatkan diri kepada-Nya.

Materi selanjutnya disampaikan Ahmad Rasidin yang membahas bagaimana suami dan istri semestinya membangun interaksi dalam kehidupan sehari-hari. Hubungan perkawinan, menurutnya, perlu dilandasi sikap saling menghormati, memahami, dan menjaga perasaan pasangan.

Ahmad Rasidin juga menyoroti pentingnya keterbukaan antara suami dan istri. Setiap persoalan hendaknya dibicarakan dengan baik agar tidak menimbulkan prasangka maupun kesalahpahaman. Keterbukaan menjadi salah satu kunci bagi pasangan untuk menemukan solusi bersama ketika menghadapi persoalan rumah tangga.

Sementara itu, Nofadri, S.Sos.I., menambahkan bahwa pengamalan ajaran agama dalam kehidupan rumah tangga sangat penting untuk menciptakan keluarga yang tenang dan tenteram. Menurutnya, nilai-nilai agama tidak cukup hanya dipahami, tetapi juga perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh suami maupun istri. Dengan mengamalkan ajaran agama, pasangan diharapkan dapat membangun hubungan yang lebih harmonis serta menghadapi berbagai persoalan rumah tangga dengan sikap yang bijaksana.

Melalui Bimbingan Perkawinan ini, calon pengantin diharapkan memahami bahwa pernikahan bukan semata-mata tentang status sosial, melainkan komitmen untuk menjalani kehidupan bersama dengan penuh tanggung jawab dan berlandaskan nilai-nilai agama. Niat yang benar, komunikasi yang baik, keterbukaan, serta pengamalan ajaran agama menjadi bekal penting dalam membangun rumah tangga yang harmonis, tenang, dan tenteram serta memperoleh rida Allah SWT. MZ

admin

Recent Posts

Muhammad Ridwan Laksanakan Survei Kerukunan Umat Beragama di Desa Seberang Taluk

KUANTAN SINGINGI– Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Muhammad Ridwan, melaksanakan…

7 menit ago

Sentuh Hati Warga Binaan, Penyuluh Agama Tanah Putih Tebarkan Cahaya

Rokan Hilir – Penyuluh Agama Islam Fungsional Kecamatan Tanah Putih, Idrus, S.Pd.I., memberikan bimbingan rohani,…

2 jam ago

Penyuluh Agama Batang Tuaka Bekali Catin, Menikah Adalah Awal Perjalanan Ibadah yang Panjang

Indragiri Hilir – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Batang Tuaka, Muslim, memberikan…

2 jam ago

Perkuat Layanan Rohani Pasien, IPARI Pekanbaru Dukung Kerja Sama Kemenag dan RS Mata PBEC

Pekanbaru – Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kota Pekanbaru, Buslihat Abdullah, S.Ag., M.H.,…

3 jam ago

Enam Penyuluh Agama Islam Kuansing Dibekali untuk Survei Kerukunan Umat Beragama

KUANTAN SENGINGI — Sebanyak enam Penyuluh Agama Islam mendapatkan pembekalan sebelum turun ke lapangan untuk…

3 jam ago

Ketua IPARI Kuansing Perkuat Pembinaan Keagamaan Warga Lapas Teluk Kuantan

Kuantan Sengingi — Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Kuantan Singingi, Hj. Ernita…

4 jam ago