Berita

KUA Binawidya Inisiasi, Penyuluh Agama Wujudkan Buku Bimbingan dan Aplikasi SIMASWIDYA

Pekanbaru — KUA Kecamatan Binawidya terus mendorong inovasi dalam penguatan layanan bimbingan dan penyuluhan keagamaan. Salah satunya diwujudkan melalui peluncuran Buku Bimbingan dan Penyuluhan serta Data Keagamaan KUA Kecamatan Binawidya dan aplikasi SIMASWIDYA, Senin (5/10/2026), selepas pelaksanaan apel di halaman Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru.

Inovasi tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Syahrul Maulidi. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi langkah KUA Kecamatan Binawidya bersama Penyuluh Agama Islam yang telah menghadirkan karya dan inovasi untuk mendukung pelayanan keagamaan.

Syahrul Maulidi menyampaikan bahwa sebuah karya akan menjadi bagian dari jejak pengabdian seseorang. Ia mengutip sebuah pepatah, “Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama dan karya. Menurutnya, kehadiran buku dan aplikasi tersebut merupakan bentuk nyata dari karya dan pengabdian yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia juga berharap inovasi yang dikembangkan KUA Kecamatan Binawidya dapat menjadi inspirasi dan contoh bagi KUA kecamatan lainnya untuk terus melahirkan inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan.

Buku Bimbingan dan Penyuluhan serta Data Keagamaan KUA Kecamatan Binawidya merupakan karya Penyuluh Agama Islam KUA Binawidya yang penyusunannya diketuai oleh Nurhadi. Buku ini memuat berbagai materi bimbingan dan penyuluhan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, di antaranya bimbingan keluarga sakinah, pemberantasan buta aksara Al-Qur’an, pencegahan gerakan radikal dan sempalan, moderasi beragama, serta berbagai materi keagamaan lainnya.

Buku tersebut diharapkan tidak hanya menjadi dokumentasi materi penyuluhan, tetapi juga dapat menjadi salah satu rujukan dalam pelaksanaan tugas Penyuluh Agama Islam dalam memberikan bimbingan kepada masyarakat.

Selain buku, KUA Kecamatan Binawidya juga memperkenalkan SIMASWIDYA, sebuah aplikasi yang digagas sekaligus dikembangkan oleh Azhariah, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Binawidya. Aplikasi ini dirancang untuk menghimpun dan menyajikan data masjid dan mushalla, sehingga informasi mengenai rumah ibadah di wilayah Kecamatan Binawidya dapat lebih mudah dikelola dan diakses.

SIMASWIDYA saat ini masih dalam tahap pengembangan dan penyempurnaan. Berbagai data dan fitur masih terus dilengkapi agar aplikasi tersebut nantinya dapat memberikan informasi yang lebih lengkap, akurat, dan mudah digunakan.

Ke depan, SIMASWIDYA diharapkan dapat membantu masyarakat maupun pihak-pihak yang membutuhkan informasi mengenai masjid dan mushalla. Dengan adanya aplikasi ini, pencarian data rumah ibadah diharapkan dapat dilakukan secara lebih cepat dan praktis.

Kehadiran buku dan aplikasi tersebut menunjukkan bahwa inovasi penyuluhan tidak hanya dilakukan melalui kegiatan tatap muka, tetapi juga melalui penguatan literasi, dokumentasi, pendataan, dan pemanfaatan teknologi digital.

KUA Kecamatan Binawidya, Warman sebagai inisiator memberikan ruang bagi Penyuluh Agama Islam untuk mengembangkan gagasan dan karya yang dapat mendukung peningkatan kualitas layanan keagamaan. Dalam prosesnya, Nurhadi dan Azhariah, keduanya merupakan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Binawidya, mengambil peran penting dalam menghadirkan inovasi tersebut melalui karya buku dan pengembangan aplikasi.

Tidak berhenti pada satu karya, Nurhadi juga telah menghasilkan sejumlah buku lainnya, di antaranya Hidup vs Mati (Fardhu Kifayah), Tasawuf ASN, Tafsir ASN Mars Kemenag RI, Tafsir Tasawuf Mars Kemenag RI, serta Tiga Belas Rukun Moderasi.Karya-karya tersebut menjadi bagian dari ikhtiar Penyuluh Agama Islam KUA Binawidya dalam memperkaya literasi keagamaan sekaligus menghadirkan materi yang dapat mendukung pelaksanaan bimbingan dan penyuluhan di tengah masyarakat.

Melalui sinergi antara KUA Kecamatan Binawidya dan Penyuluh Agama Islam, lahir sebuah langkah inovatif yang memadukan literasi, layanan penyuluhan, pendataan keagamaan, dan teknologi digital. Buku menjadi ruang untuk mendokumentasikan pengetahuan dan pengalaman penyuluhan, sementara SIMASWIDYA menjadi ikhtiar untuk menghadirkan data keagamaan yang lebih mudah diakses. YOY

admin

Recent Posts

Muhammad Ridwan Laksanakan Survei Kerukunan Umat Beragama di Desa Seberang Taluk

KUANTAN SINGINGI– Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Muhammad Ridwan, melaksanakan…

7 menit ago

Sentuh Hati Warga Binaan, Penyuluh Agama Tanah Putih Tebarkan Cahaya

Rokan Hilir – Penyuluh Agama Islam Fungsional Kecamatan Tanah Putih, Idrus, S.Pd.I., memberikan bimbingan rohani,…

2 jam ago

Penyuluh Agama Batang Tuaka Bekali Catin, Menikah Adalah Awal Perjalanan Ibadah yang Panjang

Indragiri Hilir – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Batang Tuaka, Muslim, memberikan…

2 jam ago

Perkuat Layanan Rohani Pasien, IPARI Pekanbaru Dukung Kerja Sama Kemenag dan RS Mata PBEC

Pekanbaru – Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kota Pekanbaru, Buslihat Abdullah, S.Ag., M.H.,…

3 jam ago

Enam Penyuluh Agama Islam Kuansing Dibekali untuk Survei Kerukunan Umat Beragama

KUANTAN SENGINGI — Sebanyak enam Penyuluh Agama Islam mendapatkan pembekalan sebelum turun ke lapangan untuk…

3 jam ago

Ketua IPARI Kuansing Perkuat Pembinaan Keagamaan Warga Lapas Teluk Kuantan

Kuantan Sengingi — Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Kuantan Singingi, Hj. Ernita…

4 jam ago