Categories: Berita

Susur Jejak Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Perkuat Harmoni dan Kepedulian Lingkungan Penyuluh Agama Riau

Pekanbaru (IPARI) – Kegiatan Susur Jejak menjadi salah satu agenda utama dalam Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Penyuluh Agama Provinsi Riau yang mengusung tema “Imanku, Aksiku, Bumi Kita: Bersama Menjaga Harmoni, Merawat Bumi Melayu.” Kegiatan ini dilaksanakan pada pukul 07.30–11.30 WIB dan diikuti sekitar 150 peserta dari 12 kabupaten/kota se-Provinsi Riau.

Susur jejak dirancang sebagai pembelajaran di alam terbuka yang memadukan nilai-nilai kerukunan umat beragama dengan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui konsep “Merawat Bumi, Merajut Kerukunan”, para peserta diajak memahami bahwa bumi merupakan amanah Tuhan yang harus dijaga bersama tanpa memandang perbedaan agama, suku, maupun budaya.

Selama kegiatan berlangsung, setiap kontingen mengikuti tantangan di Pos 1, Pos 2, dan Pos 3. Pada setiap pos, para peserta memaparkan visi, misi, serta berbagai program dan aksi nyata yang telah mereka lakukan di daerah masing-masing dalam membangun kerukunan umat beragama, memperkuat moderasi beragama, serta menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Beragam inovasi dan praktik baik dipresentasikan oleh masing-masing kontingen. Mulai dari pembinaan masyarakat lintas agama, gerakan penghijauan, edukasi kebersihan lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai keagamaan. Kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengalaman dan inspirasi antarpenyuluh agama dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau.

Suasana penuh semangat, kekompakan, dan kebersamaan terlihat sepanjang perjalanan susur jejak. Selain menguji kerja sama tim, kegiatan ini juga mempererat tali silaturahmi antarpenyuluh agama sebagai duta kerukunan dan pelopor pelestarian lingkungan di Bumi Lancang Kuning.

Ketua Panitia, Busihat Abdullah, S.Ag., M.H., menyampaikan bahwa susur jejak bukan sekadar aktivitas luar ruangan, tetapi menjadi sarana membangun karakter penyuluh agama yang mampu menghadirkan aksi nyata dalam menjaga kerukunan dan kelestarian alam.

Melalui kegiatan ini diharapkan lahir komitmen bersama untuk terus mengimplementasikan semangat “Imanku, Aksiku, Bumi Kita: Bersama Menjaga Harmoni, Merawat Bumi Melayu”, sehingga penyuluh agama mampu menjadi teladan dalam merawat persaudaraan, memperkuat moderasi beragama, dan menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan Riau yang harmonis dan berkelanjutan. 

admin

Recent Posts

Muhammad Ridwan Laksanakan Survei Kerukunan Umat Beragama di Desa Seberang Taluk

KUANTAN SINGINGI– Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Muhammad Ridwan, melaksanakan…

8 menit ago

Sentuh Hati Warga Binaan, Penyuluh Agama Tanah Putih Tebarkan Cahaya

Rokan Hilir – Penyuluh Agama Islam Fungsional Kecamatan Tanah Putih, Idrus, S.Pd.I., memberikan bimbingan rohani,…

2 jam ago

Penyuluh Agama Batang Tuaka Bekali Catin, Menikah Adalah Awal Perjalanan Ibadah yang Panjang

Indragiri Hilir – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Batang Tuaka, Muslim, memberikan…

2 jam ago

Perkuat Layanan Rohani Pasien, IPARI Pekanbaru Dukung Kerja Sama Kemenag dan RS Mata PBEC

Pekanbaru – Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kota Pekanbaru, Buslihat Abdullah, S.Ag., M.H.,…

3 jam ago

Enam Penyuluh Agama Islam Kuansing Dibekali untuk Survei Kerukunan Umat Beragama

KUANTAN SENGINGI — Sebanyak enam Penyuluh Agama Islam mendapatkan pembekalan sebelum turun ke lapangan untuk…

3 jam ago

Ketua IPARI Kuansing Perkuat Pembinaan Keagamaan Warga Lapas Teluk Kuantan

Kuantan Sengingi — Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Kuantan Singingi, Hj. Ernita…

4 jam ago